Story Book #5
14 Januari 2025
Mari bersama kita flash back tentang diri kita di 10 tahun lalu, sedang di posisi mana kita saat itu? Lalu tarik lagi ke 20 tahun lalu, berada di lingkungan apa kita saat itu.
Semua yang membaca tulisan ini saya bisa menebak bahwa posisi dan kondisi Anda sudah sangat jauh berbeda dari 10 tahun bahkan 20 tahun yang lalu. Apakah sekarang lebih baik? Saya tidak tahu, Anda lebih mengetahuinya. Tapi dugaan saya bahwa mostly, sebagian besar Anda saat ini berada di posisi yang jauh lebih baik dan semua itu kebanyakan di luar rencana Anda. Dalam arti bahwa apa yang terjadi saat ini pada diri Anda bukanlah rencana Anda sejak 10 atau 20 tahun lalu. Betul?
Lalu siapa yang membawa Anda sampai berada di titik ini?yang ternyata bukan Anda sendiri yang merencanakannya. Silahkan dan mari bersama-sama kita merenunginya setelah membaca tulisan ini.
Sejauh pengalaman saya di dalam dunia bisnis, rencana-rencana yang sistematis kita paling jauh hanya bisa mencapai 5 tahun kedepan, paling hebat 10 tahun kedepan, itu pun baru sebatas rencana saja karena biasanya ada pergantian kepengurusan dan itupun sebagian besar dari kita gagal mencapainya. Jujur saja. Yang terjadi dan seringnya terjadi adalah sesuatu yang justru tidak masuk dalam rencana kita.
Lalu apakah kita tidak perlu merencanakan apapun juga, karena toh biasanya juga hasilnya tidak sesuai rencana. Tentu tidak demikian kesimpulannya.
Jika kita meninjaunya dari teori keberhasilan, ada yang dinamakan dengan prinsip pareto atau prinsip 80/20, yang menyebutkan bahwa 80% hasil atau kesuksesan itu ditentukan hanya oleh 20% upaya atau ikhtiar kita. Teori ini bisa diberlakukan untuk berbagai aspek kehidupan, meski hanya teori tapi rata-rata kesusuaiannya sangat tinggi.
Kembali ke masalah rencana. Kita jelas tidak tahu dari sekian banyak rencana, rencana yang mana yang akan berhasil. Apalagi jika kita tidak pernah sama sekali merencanakannya. Kita bahkan akan semakin jauh dari harapan yang ingin kita wujudkan. Banyak orang mengatakan bahwa gagal merencanakan sama dengan merencanakan untuk gagal. Artinya bahwa orang yang memiliki rencana pun bisa gagal, apalagi jika tanpa ada rencana sedikitpun.
Tapi tetap kita harus menyadari 2 hal dalam hal ini:
Pertama ada di dalam surat ali imran ayat 54 yang menyebutkan bahwa Allah adalah sebaik baik perencana. Jadi dari sekian ribu rencana anda, akan tetap selesai dengan satu rencana yang Allah jalankan. Dan tetap, rencana Allah selalu menjadi rencana yang terbaik.
Kedua kita masih harus tetap positive thinking kepada Allah karena di dalam surat Al A’la Allah mengatakan bahwa” Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi, yang menciptakan (semua mahluk) dan menyempurnakannya, yang memberi takdir kemudian mengarahkan(nya)”.
Jadi, Allah akan selalu mengarahkan kita untuk mencapai hasil terbaik dari rencana yang Dia berikan.
Sebagai kesimpulan dari story ini adalah tetaplah membuat rencana terbaik versi kita untuk mencapai tujuan-tujuan hidup kita, libatkanlah Allah disetiap rencana yang kita jalankan sehingga sekalipun rencana kita ternyata tidak terwujud, Allah akan tetap memberikan solusi terbaikNya.